Kalo jaman 80an dulu,,, costum diskonya tuh kayak gini...
Hehehehe,,, nah,,untuk alat musiknya,,, mereka menggunakan alat musik elektronik, seperti :
MAKALAH
BIOLOGI DASAR
“DANAU AIR TAWAR”
DI SUSUN OLEH :
Didi Humaedi Yusuf (B1J008016)
Alkaf Ibrahim Aji (B1J008062)
Saefullah Habibi (B1J008010)
Dayu Ardiyuda (B1J008086)
Ira Triani (B1J008064)
Anna Yulita (B1J008098)
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS BIOLOGI
PURWOKERTO
2008
Danau Air Tawar
Pengertian
Danau merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan meter persegi.
Ragam Organisme Autotrof
Mikroba autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Contohnya : Thiobacillus, Nitrosomonas, Nitrobacter
Komponen autotrof (Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan).
Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau.
Adaptasi tumbuhan
Tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan dinding selnya kuat seperti beberapa alga biru dan alga hijau. Air masuk ke dalam sel hingga maksimum dan akan berhenti sendiri. Tumbuhan tingkat tinggi, seperti teratai (Nymphaea gigantea), mempunyai akar jangkar (akar sulur). Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air, tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis lingkungan atau isotonis.
Berdasarkan aliran energi, organisme dibagi menjadi autotrof (tumbuhan), dan fagotrof (makrokonsumen), yaitu karnivora predator, parasit, dan saprotrof atau organisme yang hidup pada substrat sisa-sisa organisme.
Berdasarkan kebiasaan hidup, organisme dibedakan sebagai berikut :
a. Plankton; terdiri alas fitoplankton dan zooplankton; biasanya melayang-layang (bergerak pasif) mengikuti gerak aliran air.
b. Nekton; hewan yang aktif berenang dalam air, misalnya ikan.
c. Neuston; organisme yang mengapung atau berenang di permukaan air atau bertempat pada permukaan air, misalnya serangga air.
d. Perifiton; merupakan tumbuhan atau hewan yang melekat/bergantung pada tumbuhan atau benda lain, misalnya keong.
e. Bentos; hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. Bentos dapat sessil (melekat) atau bergerak bebas, misalnya cacing dan remis.
Komunitas tumbuhan dan hewan tersebar di danau sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi.
Danau juga dapat dikelompokkan berdasarkan produksi materi organik-nya, yaitu sebagai berikut :
a. Danau Oligotropik
Oligotropik merupakan sebutan untuk danau yang dalam dan
kekurangan makanan, karena fitoplankton di daerah limnetik tidak
produktif. Ciricirinya, airnya jernih sekali, dihuni oleh sedikit organisme,
dan di dasar air banyak terdapat oksigen sepanjang tahun.
b. Danau Eutropik
Eutropik merupakan sebutan untuk danau yang dangkal dan kaya akan
kandungan makanan, karena fitoplankton sangat produktif. Ciri-cirinya
adalah airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan
oksigen terdapat di daerah profundal. Mikroorganisme di perairan berdasarkan sifat tropiknya meliputi :
|
|
|
|
|
| ||||||
|
|
| |||||||||
Ragam organisme heterotrof
Di danau terdapat pembagian daerah berdasarkan penetrasi cahaya matahari. Daerah yang dapat ditembus cahaya matahari sehingga terjadi fotosintesis disebut daerah fotik. Daerah yang tidak tertembus cahaya matahari disebut daerah afotik. Di danau juga terdapat daerah perubahan temperatur yang drastis atau termoklin. Termoklin memisahkan daerah yang hangat di atas dengan daerah dingin di dasar.
Komunitas tumbuhan dan hewan tersebar di danau sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi. Berdasarkan hal tersebut danau dibagi menjadi 4 daerah sebagai berikut.
a) Daerah litoral
Daerah ini merupakan daerah dangkal. Cahaya matahari menembus dengan optimal. Air yang hangat berdekatan dengan tepi. Tumbuhannya merupakan tumbuhan air yang berakar dan daunnya ada yang mencuat ke atas permukaan air.
Komunitas organisme sangat beragam termasuk jenis-jenis ganggang yang melekat (khususnya diatom), berbagai siput dan remis, serangga, krustacea, ikan, amfibi, reptilia air dan semi air seperti kura-kura dan ular, itik dan angsa, dan beberapa mamalia yang sering mencari makan di danau.
b. Daerah limnetik
Daerah ini merupakan daerah air bebas yang jauh dari tepi dan masih
dapat ditembus sinar matahari. Daerah ini dihuni oleh berbagai
fitoplankton, termasuk ganggang dan sianobakteri. Ganggang
berfotosintesis dan bereproduksi dengan kecepatan tinggi selama
musim panas dan musim semi.
Zooplankton yang sebagian besar termasuk Rotifera dan udang-udangan kecil memangsa fitoplankton. Zooplankton dimakan oleh ikan-ikan kecil. Ikan kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar, kemudian ikan besar dimangsa ular, kura-kura, dan burung pemakan ikan.
c. Daerah profundal
Daerah ini merupakan daerah yang dalam, yaitu daerah afotik danau.
Mikroba dan organisme lain menggunakan oksigen untuk respirasi
seluler setelah mendekomposisi detritus yang jatuh dari daerah
limnetik. Daerah ini dihuni oleh cacing dan mikroba.
d. Daerah bentik
Daerah ini merupakan daerah dasar danau tempat terdapatnya bentos dan sisa-sisa organisme mati.
Danau juga dapat dikelompokkan berdasarkan produksi materi organik-nya, yaitu sebagai berikut :
a. Danau Oligotropik
Oligotropik merupakan sebutan untuk danau yang dalam dan kekurangan makanan, karena fitoplankton di daerah limnetik tidak produktif. Ciricirinya, airnya jernih sekali, dihuni oleh sedikit organisme,dan di dasar air banyak terdapat oksigen sepanjang tahun.
b. Danau Eutropik
Eutropik merupakan sebutan untuk danau yang dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton sangat produktif. Ciri-cirinya adalah airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan oksigen terdapat di daerah profundal.
Gbr. Empat Daerah Utama Pada Danau Air Tawar
Danau oligotrofik dapat berkembang menjadi danau eutrofik akibat adanya materi-materi organik yang masuk dan endapan. Perubahan ini juga dapat dipercepat oleh aktivitas manusia, misalnya dari sisa-sisa pupuk buatan pertanian dan timbunan sampah kota yang memperkaya danau dengan buangan sejumlah nitrogen dan fosfor. Akibatnya terjadi peledakan populasi ganggang atau blooming, sehingga terjadi produksi detritus yang berlebihan yang akhirnya menghabiskan suplai oksigen di danau tersebut.
Ragam dekomposer dan peran
Dekomposer dalah mikrooorganisme yang berperan menguraiakan tubuh mahluk hidup lain yang sudah mati atau sampah-sampah. Umumnya mahluk yang ter golong dekomposer adalah bakteri n jamur. Kegiatan dekomposer ini memungkinkan senyawa-senyawa sederhana di daur ulang dan kembali digunakan oleh organisme autotrof.
Di daerah bentik dan daerah profundal dalam danau merupakan tempa para dekomposer seperti mikroba,cacing darah,dan bentos. Bentos merupakan hewan dan tumbuhan yang hidup melekat atau bebas dan hidupnya relatif menetap. Bentos di gunakan sebagai idikator kualitas lingkungan,karena selalu kontak dengan limbah yang masuk ke dalam bitatnya. Bentos lebih mencerminkan adanya perubahan faktor-faktor lingkungan dari waktu ke waktu karena bentos terus menerus terdedah oleh air yang kualitasnya berubah-ubah (Oey,1987)
Gambar. Faktor-faktor kualitas air (sifat fisika kimia) yang mempengaruhi komunitas bentos (Hawkes, 1978)
Ini adalah gambaran tentang interaksi jaring makanan pada danau.
Faktor abiotik yang terlibat
Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia. Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut.
Suhu
Suhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Ada jenis-jenis organisme yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu.
Sinar matahari
Sinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.
Air
Air berpengaruh terhadap ekosistem karena air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan dalam pertumbuhan, perkecambahan, dan penyebaran biji; bagi hewan dan manusia, air diperlukan sebagai air minum dan sarana hidup lain, misalnya transportasi bagi manusia, dan tempat hidup bagi ikan. Bagi unsur abiotik lain, misalnya tanah dan batuan, air diperlukan sebagai pelarut dan pelapuk.
Tanah
Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme, terutama tumbuhan.
Ketinggian
Ketinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup di tempat tersebut, karena ketinggian yang berbeda akan menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda.
Angin
Angin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu.
Garis lintang
Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme di permukaan bumi. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja.
Sebelum masuk ke dalam pengertian ekosistem, masih ingatkah Anda apa artinya lingkungan biotik dan lingkungan abiotik? Ya betul, lingkungan biotik adalah bagian lingkungan yang berupa makhluk-makhluk hidup (fungi, tumbuhan, hewan, dan monera). Dan lingkungan abiotik adalah bagian lingkungan yang berupa benda tak hidup (contohnya air, tanah, udara, cahaya, pH, suhu dan iklim). Menurut Anda apakah lingkungan biotik saling berpengaruh dengan lingkungan abiotik? Ya betul, memang kedua komponen tersebut saling mempengaruhi. Coba berikan sebuah contoh mengenai pengaruh lingkungan abiotik terhadap lingkungan biotik, dan sebuah contoh pengaruh lingkungan biotik terhadap lingkungan abiotik. Jika Anda dapat memberikan contoh-contoh seperti yang diminta tadi dengan benar, berarti pemikiran Anda sudah masuk ke dalam pengertian ekosistem.
Memang ekosistem dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik atau interaksi antara organisme dengan lingkungan abiotiknya. Definisi yang lebih tepat mengenai Ekosistem adalah tingkatan organisasi kehidupan yang mencakup organisme dan lingkungan tak hidup, dimana kedua komponen tersebut saling mempengaruhi dan berinteraksi.
Pada ekosistem, setiap organisme mempunyai suatu peranan, ada yang berperan sebagai produsen, konsumen ataupun dekomposer. Produsen terdiri dari organisme-organisme berklorofil (autotrof) yang mampu memproduksi zat-zat organik dari zat-zat anorganik (melalui fotosintesis). Zat-zat organik ini kemudian dimanfaatkan oleh organisme-organisme heterotrof (manusia dan hewan) yang berperan sebagai konsumen.
Sebagai konsumen, hewan ada yang memakan produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I, konsumen II, dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen II, III, dan seterusnya tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada produsen, karena sumber makanan konsumen I adalah produsen. Peranan makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan bahkan jaring-jaring makanan. Perhatikan contoh sebuah rantai makanan ini: daun berwarna hijau (Produsen) --> ulat (Konsumen I) --> ayam (Konsumen II) --> musang (Konsumen III) --> macan (Konsumen IV/Puncak).
Dalam ekosistem rantai makanan jarang berlangsung dalam urutan linier seperti di atas, tetapi membentuk jaring-jaring makanan (food web). Perhatikan contoh jaring-jaring makanan pada gambar 1 berikut ini.
Gambar 1. Suatu jaring-jaring makanan
Peran dekomposer ditempati oleh organisme yang bersifat saprofit, yaitu bakteri pengurai dan jamur saproba. Keberadaan dekomposer sangat penting dalam ekosistem. Oleh dekomposer, hewan atau tumbuhan yang mati akan diuraikan dan dikembalikan ke tanah menjadi unsur hara (zat anorganik) yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan. Aktivitas pengurai juga menghasilkan gas karbondioksida yang penting bagi fotosintesis. Coba Anda pikirkan apakah yang terjadi jika di dunia ini tidak ada bakteri pengurai dan jamur saproba?
Pada hakikatnya dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem terjadi proses-proses sirkulasi materi, transformasi, akumulasi energi, dan akumulasi materi melalui organisme. Ekosistem juga merupakan suatu sistem yang terbuka dan dinamis. Keluar masuknya energi dan materi bertujuan mempertahankan organisasinya serta mempertahankan fungsinya. Zat-zat anorganik dalam suatu ekosistem tetap konstan atau seimbang, mengapa? Ya, karena unsur-unsur kimia esensial pembentuk protoplasma beredar dalam biosfer melalui siklus biogeokimiawi. Contoh siklus biogeokimiawi adalah siklus carbon, siklus oksigen, siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus sulfur. (Materi ini akan Anda pelajari khusus pada materi Daur Biogeokimia.) Maka dari itulah keseimbangan dalam ekosistem sangat penting untuk selalu terjaga.
Namun keseimbangan ekosistem dapat terganggu jika komponen-komponen penyusunnya rusak atau bahkan hilang. Apakah yang menjadi penyebab rusaknya keseimbangan ekosistem? Ya benar, selain karena bencana alam, ekosistem dapat rusak akibat perbuatan manusia. Coba Anda berikan contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam? Ya betul, contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam adalah letusan gunung berapi, dimana lahar panasnya dapat mematikan organisme (hewan dan tumbuhan) dan mikroorganisme yang dilaluinya. Dapatkah Anda berikan contoh lainnya? Coba Anda berikan pula contoh kerusakan ekosistem akibat perbuatan manusia! Ya benar, penggundulan hutan, serta pencemaran air, tanah dan udara. Dapatkah Anda berikan contoh lainnya?
Apabila terjadi kerusakan ekosistem, pada dasarnya ekosistem masih dapat memperbaiki dirinya (self purification) hingga tercapai keseimbangan kembali dalam jangka waktu tertentu; Sebentar atau lama, tergantung dari tingkat kerusakannya. Perkembangan ekosistem menuju kedewasaan dan keseimbangan ini dikenal dengan istilah suksesi ekologis.
By
Dayu Ardiyuda
B1J008086
Today, people are shopping without bring a bag. However, most of them are buying a lot of stuff. They go to the market or department store to buy everyday needs. You know, “twenty million Australians use almost 7 billion plastic bags a year nearly one plastic bag per person per day in 2002. Fifty three per cent of these bags come from big supermarkets and the rest from other retailers (http://150.theage.co.au)”. That’s only on Australia’s region. What about Indonesia? Just imagine it! 220 million people use one or more plastic bags in a day. The reason why people like to use it is because instant, cheap, and easy to handle. Cheap here means that the customer less to pay the plastic bags. Even in Indonesia, it is freely for customers who expense in a big supermarket.
In a world with fast, instant, and accurate need, they don’t want to get waste their time. They just go inside the shop, take some need, cash it, and take the expense with plastic bag packaged. But, do you know the negative effect by using a plastic bag? First, it makes us lazy by its careless. Second, if you burn it, it will produce a heavy black gas that causing a green gas effect. Third, after using a plastic bag, people just throw it into trash. And if it threw to soil, it is hard to decomposed by bacterial. Because, the basic material are made from oil. So, the bacterial who decompose the organic things can’t decompose an anorganic things. Dangerously, some of an animal thinks that it is a good food and they it them. It is toxicly hazardous. Plastic bags cannot be digested or passed by an animal they stay in the gut, causing pain and certain death. According to Planet Ark, an international environment group that has taken a leading role in the push to reduce plastic bag use, at least 100,000 birds, whales, seals and turtles are killed by plastic bags each year worldwide.
In some region, their government made a law about using a plastic bag. Some of the country using a substitute use beside a plastic bag, such a paper bag. Paper is made from pulp. So, it is easy to decomposed by bacteria. Even if it was fired, it is easy to dissolved. But it also produce a second product, there are black smokes. So, even it is friendly for soil, but if fired makes a pollution, same as the plastic. In some company, such a fastfood restaurant or Tetra Pack co. (package company in Indonesia) using this material. Their reasons using this are because the product primer cost is cheaper than using a glass or plastics. Cup which made from paper now can be served in some restaurant such a Mc Donald, KFC, Pizza Hut, e.g. And package made by paper now have been produced by PT Tetra Pack in products such a Ultra Milk, Real Good Milk, etc. But, the trace of paper can be recycle into another product. If recycled into pulp, it can produce another paper again. And if fired, it useful for fertilizer because it contains carbon which improve the soil fertility.
Did you know Green Bags? In Indonesia, it was sold in Alfamart supermarket. It used for reusable bag when we go to shopping. And how about it materials? It made from Non Woven Polypropylene (NWPP) which 100% recyclable and totally re-usable with the basic concept and shape of the original standard Green Bag first was developed in Ireland. It fundamentally influenced by customers and supermarket checkout staff, so it really was created by customers for customers. And now, the world had known the Green Bag and affiliated in many country including Indonesia too.
In some nation, they adding tax for each plastic bag to reduce a new bag propose. In Denmark, a tax on shopping bags was introduced in 1994, reducing consumption of plastic and paper by 66 per cent. Bangladesh banned the manufacture of plastic bags in 2002. Hong Kong prohibits retailers over a specified size from providing plastic bags free of charge, and the manufacture and use of plastic bags is banned in the Indian city of Mumbai. In Finland, supermarkets pay a levy on the number of plastic bags used, Italy has a tax on plastic bags and Taiwan bans the distribution of free plastic bags. In Australia, the plastic bag problem is still under discussion. In an arrangement with the Federal Government, Australian retailers have agreed to reduce the number of plastic bags they use by 25 per cent by the end of this year and by 50 per cent by the end of next year (source : http://150.theage.co.au).
So, basically many positive and negative perspective in using those bag. There are many ways to make people realize and change they habit about using a plastic bag. People are trying hard to find another solution in keeping this earth friendly. So, lets start to understanding the world.
Media transmisi kabel saat ini merupakan salah satu media transmisi data yang cukup popular digunakan dalam melakukan komunikasi data dari sumber daya informasi satu dengan sumber daya informasi lain, walau beberapa tahun terakhir ini keberadaannya di geser oleh teknologi wireless yang menggunakan udara sebagai media transmisi datanya.
Bergesernya penggunaan kabel menjadi udara sebagai media transmisi data salah satunya dikarenakan tidak efisiennya penggunaan media transmisi karena jarak jangkauan yang terbatas serta kebutuhan kabel transmisi seperti UTP (un-twisted pair) atau coaxial yang cukup besar dalam perencanaan pembangunan jaringan komputer pada suatu organisasi. Disamping hal tersebut dari sisi estetika, penggunaan kabel data menjadi permasalahan tersendiri, sehingga rencana pembangunan jaringan komputer dengan media transmisi kabel saat ini mulai tergeser dengan teknologi wireless.

Masih ada sifat menakjubkan lain dari sistem ekolokasi kelelawar atau perangkat untuk menentukan tempat dengan gema. Pendengaran kelelawar telah tercipta sedemikian rupa sehingga ia tidak dapat mendengar suara lain selain dari yang dipancarkannya sendiri. Rentang frekuensi yang mampu didengar oleh makhluk ini sangat sempit, yang lazimnya menjadi hambatan besar untuk hewan ini karena Efek Doppler, sebuah istilah ilmiah di bidang fisika tentang gelombang suara. Menurut Efek Doppler, jika sumber suara dan penerima suara keduanya sama-sama tak bergerak, maka penerima akan mengindera frekuensi yang sama dengan yang dipancarkan oleh sumber suara. Akan tetapi, jika salah satunya bergerak, frekuensi yang diterima akan berbeda dengan yang dipancarkan. Dalam hal ini, frekuensi suara yang dipantulkan dapat jatuh ke wilayah frekuensi yang tidak dapat didengar oleh kelelawar. Jika ini yang terjadi, maka kelelawar tentu akan menghadapi masalah karena tidak dapat mendengar pantulan suaranya dari lalat yang bergerak menjauh.
Akan tetapi, hal tersebut tidak pernah menjadi masalah bagi kelelawar karena ia menyesuaikan frekuensi suara yang dikirimkannya terhadap benda bergerak seolah sang kelelawar telah memahami Efek Doppler. Misalnya, kelelawar mengirimkan suara berfrekuensi tertinggi terhadap lalat yang bergerak menjauh sehingga pantulannya tidak hilang dalam wilayah rentang suara yang tak terdengar oleh sang kelelawar. Jadi, bagaimana pengaturan ini terjadi?
Di dalam otak kelelawar, terdapat dua jenis neuron (sel saraf) yang mengendalikan perangkat
penginderaan dengan gelombang suara milik kelelawar. Sel saraf jenis pertama mengindera suara ultrasonik (suara di atas jangkauan pendengaran kita) yang terpantul, dan jenis yang kedua memerintahkan otot menghasilkan jeritan untuk membuat gema penentuan tempat. Kedua jenis sel saraf ini seolah bekerja sama dalam suatu kesesuaian sempurna sehingga penyimpangan amat kecil dalam sinyal terpantul akan memperingatkan sel jenis kedua dan menghasilkan frekuensi jeritan senada dengan frekuensi gema. Karenanya, tinggi nada suara ultrasonik kelelawar berubah menurut keadaan sekitarnya untuk mendapatkan daya guna sebesar-besarnya.
Sistem sonar atau perangkat penentuan keberadaan benda dan tempat melalui pantulan suara kelelawar tersebut sungguh rumit dan sempurna di setiap rinciannya. Karenanya, hal ini tidak mungkin dapat dijelaskan dengan proses evolusi melalui mutasi acak tak disengaja. Keberadaan serentak semua bagian sistem itu mutlak diperlukan agar dapat bekerja dengan baik. Selain harus mengeluarkan suara bernada tinggi, kelelawar juga harus mengolah sinyal terpantul, terbang berkelak-kelok, serta menyesuaikan jeritan sonarnya. Semua ini dikerjakan pada saat yang sama. Sudah pasti semua ini tidak dapat diterangkan sebagai peristiwa tanpa sengaja. Sebaliknya, ini pertanda pasti tentang betapa sempurnanya Allah menciptakan kelelawar.
Penelitian ilmiah lebih jauh mengungkap contoh-contoh baru serangkaian keajaiban pada penciptaan kelelawar. Melalui setiap penemuan baru yang menakjubkan, dunia ilmu pengetahuan mencoba memahami bagaimana sistem ini bekerja. Sebagai contoh, penelitian baru terhadap kelelawar telah mengungkap temuan yang amat menarik dalam tahun-tahun belakangan. Beberapa ilmuwan yang ingin menguji sekelompok kelelawar yang tinggal di suatu gua, memasang pemancar pada beberapa anggota kelompok kelelawar itu. Kelelawar-kelelawar pun teramati meninggalkan gua di malam hari dan mencari makan di luar hingga fajar. Para peneliti menyimpan rekaman perjalanan ini. Mereka menemukan bahwa sebagian kelelawar melakukan perjalanan sejauh 50-70 kilometer dari gua tersebut. Temuan paling mengejutkan adalah mengenai kepulangannya, yang dimulai sesaat sebelum terbit matahari. Semua kelelawar terbang pulang dalam garis lurus ke gua masing-masing dari titik mana pun mereka berada. Bagaimana kelelawar dapat mengetahui di mana dan sejauh mana jarak keberadaan mereka dari gua asal mereka?
Yah..Tiba jg tanggal 11... Resepsi diadain di Kampus UIN 2,,di Gedung apa gt (*yah,,di UNSOED kyk Gedung Soemarjdito gt lah).. Yang menikah namanya Andri Hutari ma Een (*maaf,,lupa nama panjangnya) Yg ngadain dari pihak keluarga Mbak EEN,,yaitu Prof. Dr. Yunan .... (*nama pnjangnya jg luap,,kartu undangannya ada di Bekasi sih).. Pestanya lumayan megah (*Namanya jg Guru Besar yg ngadain)..aku dan adikku sempet menyumbangkan Lagu Ayat2 Cinta ma Lagunya Koes Plus yg di Aransement ulang ma Vina Panduwinata (*aduh,lupa judulnya)..trus yg dateng kayak Akbar Tanjung,, Bambang Soedibyo,, Din Syamsudin, Kak Seto,, Mentri Agama.. Terpisah di ruang VIP... Yang penting di Walimah...MAKANANNYA!!! yap,,benar... Dan seperti biasa Taktik untuk bis menyantap semua tanpa rasa kekenyangan yaitu mencicipi dari Makann Kecil Dulu.. Aku Ambil semua dari Bakso,Pempek,Batagor,Martabak,Gorenagn Risoles gt,Puding make fla nangka,buah2an,sate Padang (*eet..emang itu namanya makanan kecil..perutmu kuat ya..)..Baru deh makan nasinya dengan porsi yg dikit,lauknya yg diprioritaskan....walhasil..Kata pak Nurul yang "Pulang kampung untuk Memperbaiki Gizi" terbukti sudah..Trus qt pamit dan photo2 kira2 jam 14.00... Nyampe bekasi yah aku nyiap2in buat pulang... Belanja buat keperluan,,trus makan di luar (*Lagi!?,,kan td dah kenyang pas walimah,,kata bokap,"Kan Kata Dosen pulang Kampung buat memperbaiki Gizi.." :-) Trus besoknya aku pun Pulang dengan naik Sawunggalih 2 dari Stasiun Bekasi jam 9.00 dengan harga tiket masih harga lebaran (*120rb!!) mana datengnya di stasiun tepat pas kreta meniupkan trompet tanda brangkat (*klo telat,,entah gw akan gmn).. Pulangnya bareng lagi ma Mega,,dgn sbelumnya mesen tiket tanggal 8... Pas nyampe Purwokerto,,qt di sambut ma Hujan deres dan Mati Lampu..Pulang naik Taksi berempat ma Kakak dari Ukmi yg kbetulan ktemu jg...hahahaha..banyak jg ya kbetulan2 yg terjadi..Pas di purwokerto bongkar2 barang,,ngerapiin kamar..dan tiba2 trasa.."Kok sepi ya..merasa ada yg hilang.. Pikiranku masih di Bulan Ramadhan dan Lebaran,,sedangkan Raganya rasanya masih di Bekasi.. Yah..tapi pas tadi masuk kuliah (*tanggal 13)..terasa terisi lagi,,soale ktemu tmen2 lagi adalah hal yg terpenting buatku...Bagaimana teknologi 3G yang kita kenal kini bisa lahir dan menjadi demikian popular? mari kita simak sedikit bagaimana aplikasi ini sudah berevolusi menjadi penggerak komunitas baru.
Teknologi telekomunikasi telah berkembang dengan pesat dengan wawasan yang juga meluas ke berbagai bidang. Momen penting ketika percepatan perluasan itu terjadi dimulai sejak akhir tahun 80-an yaitu ketika Internet mulai digunakan oleh masyarakat. Sebelum menjadi sarana publik, sudah menjadi rahasia umum kalau suatu teknik telekomunikasi baru telah dikembangkan didalam komunitas riset di Amerika Serikat.
Meredanya ketegangan antara Blok Barat dan Timur, nampaknya membuka peluang bagi konversi besar-besaran teknologi yang semula berada dibawah payung program militer menjadi program-program sipil. Internet tidak luput dari situasi demikian, ia lahir sebagai salah satu hasil dari proses konversi teknis militer dan sipil sebagai sarana telekomunikasi baru.
Abad Digital
Di era yang hampir bersamaan, sekelompok ilmuwan fisika energi tinggi lainnya menemukan cara-cara baru untuk menampilkan dokumen dengan kemampuan saling terkait. Maka lahirkan WWW yang dibuat oleh Tim Berners Lee dari Laboratorium Fisika CERN, Jenewa, Swiss, sebagai media publikasi baru. Popularitas WWW yang didukung oleh generasi browser pertama Netscape semakin meledakkan popularitas teknologi internet. Lantas, dengan sangat cepat, integrasi teknologi tradisional Internet e-mail, file transfer, dan WWWeb membawa umat manusia ke abad digital yang lebih nyata, lebih mampu untuk dimanfatkan bagi kepentingan umum, lebih warna-warni, dan tentunya lebih menyenangkan.
Dalam waktu yang cepat, negara berkembang seperti Indonesia akhirnya mengadopsi perkembangan teknologi Internet dan digunakan untuk berbagai tujuan serta fungsi yang erat kaitannya dengan telekomunikasi.
Ketika teknologi telekomunikasi bergerak dan personal juga mengalami percepatan perkembangan karena perangkat lunak maupun kerasnya mendukung untuk itu, pola-pola baru peluang bisnis mulai muncul. Salah satu cirinya adalah menyatukan semua fitur telekomunikasi yang berkembang saat itu menjadi faktor pemungkin baru untuk menggerakkan cara-cara baru manusia berkomunikasi sekaligus meningkatkan berbagai peluang bisnisnya. Catatan khusus kemudian dilekatkan pada perangkat telekomunikasi bergerak ini yaitu personalisasi perangkat. Dengan dihimpunnya semua fitur di wilayah personal, upaya ekonomisasi dari pasar yang secara tradisional telah ada menghadapi tantangan sekaligus juga peluang baru karena telah terjadi perubahan proses dan paradigma bisnis besar-besaran. Semua perubahan itu terkait dengan bagaimana manusia secara personal maupun kelompok tetap bisa bertahan dan bermakna di masa depan yaitu didalam kehidupan berbasis pengetahuan dengan dijitalisasi.
Dalam kehidupan basis digital, dimanapun bidang penerapannya, model interaksi dapat dibedakan menjadi empat macam. Interaksi dapat terjadi baik secara one to one, one to many, many to one, maupun many to many. Dari keempat model komunikasi inilah upaya manusia secara individual maupun kelompok secara tiba-tiba berada dalam ceruk yang sama dengan kepentingan yang sama juga.
Komunitas
Akhirnya, semua itu disatukan didalam satu istilah kunci yang kelak dikenal dan berkembang dengan luas di kalangan pengguna internet maupun sarana telekomunikasi bergerak. Akan tetapi, istilah ini mungkin realisasinya masih terhitung baru bagi para operator maupun pengguna sarana telekomunikasi bergerak. Ia adalah Komunitas dengan segala makna , arti , penerapannya dan pernak pernik lainnya. Dan komunitaslah yang merupakan salah satu faktor pemungkin yang sifatnya generik dari keberhasilan penerapan teknologi telekomunikasi bergerak seperti teknologi 3G maupun perkembangan teknis lainnya di masa depan.
Dalam formatnya yang ideal, sebuah komunitas –apapun sarana pemungkinnya - adalah suatu kumpulan individu yang saling berinteraksi dan kerjasama. Apakah komunitas itu dikelola oleh suatu organisasi yang profesional atau cuma sekedar dikelola secara amatir oleh pribadi-pribadi yang menyukai satu topik tertentu, keberhasilan akhirnya tergantung pada intensitas telekomunikasi dan nilai dari data, informasi, pengetahuan dan tindakan yang dapat dilakukannya.
Semakin tinggi interaktifitas yang dilakukan secara bersama-sama, maka semakin besar juga manfaat yang dapat diraih oleh anggota komunitas. Sehingga dalam jangka panjang seluruh anggota komunitas justru akan lebih berperan untuk menghidupkan komunitas tersebut. Dalam hal ini, tingkat partisipasi aktif dari masing-masing anggota komunitas menjadi mutlak diperlukan.
Ketika semakin tumbuh, komunitas pun pada akhirnya memerlukan penanganan yang lebih menjamin konsistensinya sebagai sarana yang tetap hidup. Iapun perlu orang-orang yang lebih profesional untuk meningkatkan fungsionalitas dan manfaat dari komunitasnya. Baik bagi anggotanya maupun bagi masyarakat lainnya yang telah menjadi mitra dari kelangsungan hidup komunitas sebagai suatu organisasi yang lebih berdaya guna.
Di lain pihak, konsistensi untuk menjaga sarana komunitas tersebut agar tetap bermanfaat dan bisa menghidupkan anggota-anggotanya atau memotivasi anggotanya agar dapat menggunakan sarana dan fasilitas yang sudah disediakan menjadi suatu syarat perlu. Memang akhirnya diperlukan suatu upaya timbal balik yang aktif baik bagi pengelola sarana komunitas online tersebut maupun bagi anggota-anggota yang memanfaatkan semua fitur yang tersedia maupun fitur yang mungkin bia dikembangkan lebih jauh dengan manfaat-manfaatnya.
Semakin banyaknya sarana yang dapat disediakan didalam jejaring komunitas, memungkinkan sebuah komunitas lahir dari upaya pribadi atau perorangan maupun sebagai suatu upaya kelompok. Karena itu, pada awalnya suatu komunitas dapat berkembang dari upaya pembuatnya atau penggagasnya, dan kemudian berkembang lebih luas lagi ketika anggota komunitas mulai menemukan identitas komunalnya, baik di dunia online, offline, maupun mobile-community. Kalau sudah memasuki tahap ini, maka perkembangan komunitas tergantung pada aktivitas anggota-anggotanya karena sudah tidak memungkinkan untuk dikelola sendirian.
Dapatkah pola pengembangan komunitas ini diterapkan di mobile-community berbasis 3G maupun teknik komunikasi lainnya.SSaya bilang dapat. Dan hal ini memerlukan suatu strategi dimana operator seluler sebagai faktor pemungkin harus lebih terlibat aktif didalam pengembangan komunitas tersebut. Operator juga harus dapat mengakomodasikan kemampuan individu untuk membangun komunitas bukan sekedar pada kelompok tertentu saja. Apalagi kalau mengingat bahwa sarananya adalah sarana personal yaitu ponsel sebagai alat utamanya dimana potensi dan kemampuan individual sejatinya terhimpun.
Operator perlu membangun dan mengelola sarana munculnya komunitas baik oleh perorangan maupun kelompok dalam koridor penggunaan sarana dan fasilitas yang dikelolanya sebagai ladang bisnis. Tanpa keterlibatan langsung operator, pengguna teknologi 3G tidak akan bertahan lama karena tidak ada alasan yang cukup kuat untuk tetap menggunakan teknologi yang relatif masih mahal itu secara berlebihan atau diluar kebutuhan pribadi yang masih sempit.
Tujuan pengembangan komunitas 3G sejatinya adalah meluaskan minat personal dalam koridor-koridor baru dimana seseorang bisa mengaktualisasikan dirinya dan juga bisa mengambil manfaat yang lebih nyata ketika teknologi baru tersebut digunakan.
Kalau fungsi-fungsi komunitas telah terbangun, maka pasar pun terbentuk dalam lingkungan yang lebih menguntungkan, baik bagi operator sebagai penyedia layanan maupun pengguna sebagai sasaran penjualan sekaligus menjadi pelaku bisnis. Kosumen pun perannya dapat diperluas menjadi produsen dari produk dan jasa yang dimilikinya. Komunitas-komunitas yang terkonvergensikan inilah yang memungkinkan nilai tambah sarana telekomunikasi akan selalau berada dalam tinggkat kebutuhan yang tinggi.
Peluang
Apapun perkembangannya di kemudian hari, selama faktor pemungkin diperluas maka segala peluang bisa diciptakan, diberdayaan, dan dimasyarakatkan untuk kepentingan perorangan maupun kepentingan bersama yang lebih luas misalnya kepentingan sosial kemasyarakan, kenegaraan, maupun yang lainnya. Dalam komunitas yang hidup inilah maka istilah Inteligence Networking yang dulu diperkenalkan Don Tapscott mulai memperlihatkan bentuk nyatanya sebagai kekuatan ekonomi dijital yang sesungguhnya.
Masih banyak peluang yang dapat dijabarkan lebih jauh dengan digunakannya teknologi 3G. Namun, bagaimanapun juga menerapkan tekologi baru diperlukan suatu keberanian dan komitmen, sekaligus suatu keyakinan bahwa apa yang dimungkinkan bisa terjadi dapat terjadi asalkan semua parameter risikonya dapat dikenali dan dikendalikan dengan seksama sedini mungkin. Kalau keberanian, komitmen, dan keyakinan ini sudah melekat pada suatu organisai, aka keberhasilan untuk menerapkan teknologi apapaun sebenarnya sudah melewati ambang 50 %. Jadi, keuntungannya sudah diraih yaitu keuntungan untuk meraih peluang yang muncul dengan cepat dan penuh pertimbangan dimana cara-cara untuk penyelamatannya telah dipikirkan dengan seksama.
IBM kembali membuka Data Recovery Center yang berlokasi di daerah Cengkareng. Pusat DRC baru ini berlokasi di area Ring 1, dan memiliki keamanan gedung dengan check point keamanan berlapis. Lokasi ini memiliki ruangan kantor seluas 600 meter persegi.
“Penambahan lokasi ini, disebabkan semakin meningkatnya pelanggan yang membutuhkan tempat data recovery”, ungkap Suryo Suwignjo, President Direktur IBM Indonesia.
Di area ini terdapat ruang server sebesar 200 m persegi. Sedangkan untuk ruang kerjanya dapat menampung hingga 40 tempat duduk. Fasilitas lainnya adalah ruang tamu, ruang konferensi, dua ruang rapat dan ruang operator (pusat komando).
IBM Data Recovery Center hadir untuk penyimpanan dan back-up data sehingga bisnis dapat terus berjalan. “Penawaran harga paket yang paling murah rata-ratanya sekitar US$ 10.000 per tahun, sedangkan untuk harga paket un-limitednya sesuai dengan kesepakatan dengan pelanggan”, kata Suryo. (alv)
Pertanyaan :
Jadi,,ini termasuk pelayanan Web Hosting atu apa pak..lalu Data recovery ini tuh sistemnya bagaimana??? trims


